Anda Pengunjung yang ke

Sabtu, 24 Oktober 2009

Partisi Hardisk

PARTISI HARDISK DENGAN FDISK
Sebelum sebuah hardisk dapat digunakan, maka harus kita lakukan pengaturan terlebih dahulu. Yaitu dengan mempartisinya dan kemudian memformatnya. Partisi adalah permbagian hardisk secara khayalan/virtual menjadi beberapa bagian. Untuk melakukan partisi ada banyak cara dan tools yang bisa kita gunakan, diantaranya :

a.Fdisk berjalan pada mode DOS
b.Partition magic berjalan pada mode windows
c.Windows XP pada saat menginstal windows XP kita bisa sekaligus mempartisinya
Untuk kali ini kita akan mempelajari partisi hardisk dengan fdisk.
Langkah-langkah mempartisi hardisk dengan fdisk :
© Booting komputer dengan menggunakan cd bootable windows 98 atau start up disk
© Tunggu hingga muncul 3 menu/pilihan yang intinya kita disuruh apakah kita akan menggunakan fasilitas Cd-room atau tidak jika menggunakan pilih menu No.1 kemudian Enter
© Tunggu hingga muncul A:/> setelah muncul ketikan perintah fdisk.exe (untuk menjalankan program fdisk)
© Pada langkah ini akan muncul sebuah pesan yang isinya berkaitan dengan kapasitas hardisk kita. Yaitu komputer menyarankan untuk menggunakan system FAT32 jika ukuran hardisk >512Mb. Jika setuju maka ketik “Y” kemudian Enter
© Tunggu hingga muncul Fdisk Option (menu Fdisk) yang didalamnya terdapat 4 menu utama
1.Create Partition untuk membuat partisi
2.Set Aktif untuk mengaktifkan salah satu partisi
3.Delete Partition untuk menghapus partisi
4.Displays Partition untuk menampilkan partisi yang ada
Kita pilih salah satu menu dengan mengetikan no pilihannya (1,2,3,4)

Jenis/Pembagian Partisi
® Primary Partition (Partisi Utama) =merupakan partisi utama yang dimiliki hardisk, biasanya akan digunakan untuk tempat sistem
® Extended Partition (Partisi Tambahan) =merupakan partisi tambahan yang akan digunakan oleh sistem untuk menyimpan data. Tapi partisi ini tidak akan muncul pada windows Explorer sehingga bisa disebut partisi bayangan.
® Logical Dos Partition (Partisi Data) =merupakan partisi tempat menyimpan data, dimana partisi ini mengambil tempat/nilai dari Partisi Extended
®Non Logical Dos Partition= jika partisi Extended tidak digunakan semua oleh Partisi Logical maka sisanya akan digunakan untuk Non Logical Partisi

Catatan: - dalam pembuatan partisi kita urut sesuai jenis partisi yaitu dari No.1,2,3,4, tidak boleh acak.
- Sedangkan kalau kita ingin menghapus partisi yang sudah ada maka harus dimulai dari partisi paling akhir yaitu Non Logical, Logical, Extended, Primary
© Setelah hardisk selesai dipartisi maka komputer minta restart, kita restart saja dengan menekan tombol CTRL+ALT+DEL secara bersamaan
© Kemudian akan muncul menu seperti awal kita pilih start komputer with Cd-room support, tunggu hingga muncuk A:/>
© Setelah muncul ketikan perintah untuk memformat hardik yaitu
A:/>format C:/s/q kemudian enter
C=nama drive yang akan diformat
/s=memberikan sistem pada disk yang kita format
/q=untuk memformat hardisk secara cepat/Quick (parameter ini bisa digunakan untuk mengetahui kondisi hardisk apakah masih baik atau tidak. Jika perintah ini bisa berjalan berarti hardisk masih bagus dan sebaliknya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar